Pengorbanan seorang teman

Seseorang yang terukir senyuman manis di wajahnya di hadapanmu
Sesungguhnya bila ia bersendirian hatinya terukir dengan kedukaan dan kesedihan

Seseorang yang hilai tawanya menceriakan dan menghiburkan di hadapanmu
Sesugguhnya bila ia bersendirian ia menangis keseorangan memuntahkan segala penderitaan yang menyiksanya

Seseorang yang lidahnya petah berbicara meriuhkan keadaan di hadapanmu
Sesugguhnya bila ia bersendirian lidahnya sepi membisu membungkam kesepian yang mencengkam dirinya

Seseorang yang sentiasa memberi kata-kata semangat di hadapanmu
Sesugguhnya bila ia bersendirian dia hilang punca untuk menyuntik semangat ke dalam jiwa dan sanubarinya

Seseorang yang kelihatan begitu gigih dan sabar menempuh liku-liku kehidupan di hadapanmu
Sesugguhnya bila ia bersendirian ia acap kali terjelepok jatuh tersembam ke bumi dalam mengumpul kekuatan berdepan ujian menimpanya

Seseorang yang sering kali memberi hadiah kepadamu
Sesugguhnya dia tidak pernah menerima hadiah daripada sesiapa sepanjang hidupnya

Seseorang yang meringankan tangan membelanjakan wang sakunya ketika makan bersama denganmu
Sesugguhnya bila ia bersendirian dia akan mengikat perut untuk menyimpan perbelanjaan bagi dirinya

Seseorang yang begitu rasional dalam berdepan sebarang keadaan bila di hadapanmu
Sesugguhnya bila ia bersendirian sering kali emosinya mengatasi segala-galanya dalam membuat sebarang keputusan

Seseorang yang memberikan segala kudrat tenaga untuk memudahkan urusan harianmu
Sesugguhnya bila ia bersendirian sering kali jasadnya mengeluh dan mengadu kesakitan

Seseorang yang menyembunyikan segala-galanya di hadapanmu
Bukanlah bermaksud ia hendak menipumu
Tetapi ketahuilah sesugguhnya dia begitu ingin menjaga tali dan hubungan persahabatan denganmu
Agar kehadirannya tidak membebankanmu, bahkan memudahkanmu

Dan ketika semua orang sedang lena di buai mimpi
Saban malam  dia akan bangkit seketika untuk munajat dan bermohon kepada RABBnya
Saban kali dia akan memohon dalam doanya
Agar terus diberi kekuatan dalam mendepani segala onak dan rintangan yang menimpanya dan temannya

About Mada Hannan

Kadang-kala berkata tanpa kata itu lebih lancar, berhujah tanpa bersemuka itu lebih jelas, meluah tanpa bertentang mata itu lebih selesa umpama lancarnya air yang mengalir, tenangnya bayu yang bertiup, bebasnya burung yang terbang di awanan

Posted on April 24, 2012, in ~Coretan~. Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. x perlu kata apa2.. senyum..😉

  2. “Kadangkala tak perlu buat apa-apa untuk mendapat pahala… cuma DIAM.
    Kadangkala tak perlu berbelanja apa-apa untuk mengukuhkan tali persaudaraan… cuma SENYUM.
    Dan kadangkala tak perlu apa-apa untuk meraih cinta… cuma DOA.
    Diam, senyum dan doa adalah kerja mudah yang payah tanpa hati yang ingat ALLAH.” (ustaz Pahrol Mohamad Juoi)

    • Akan aku buat yang terbaik bagi..
      -Memenuhi segala keperluan & kehendak org disekelilingku
      -Menyempurnakan segala hak kepada yang perlu
      -Melabur dan mewaqafkan segala apa yang ada pdaku
      -Membuat org disekelilngku bahagia..
      Jika hari ini adalah hari terakhirku~

  3. nilai sebuah pengorbanan yang tiada tandingan, memberi tanpa meminta,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: